Wa 081218197747 Akses Terhadap Obat Aborsi Merupakan Hak Asasi Manusia

Akses Terhadap Obat Aborsi Merupakan Hak Asasi Manusia

Badan kesehatan dunia WORLD HEALTH ORGANITAZION ( WHO ) memasukan obat obatan aborsi seperti mifepristone dan misoprostol sebagai obat obatan esensial sejak tahun 2005

Untuk melakukan aborsi merupakan hak dari perempuan terhadap kesehatannya karena tindakan aborsi bisa dilakukan tidak karena terjadi kesalahan wanita karena adanya gangguan kesehatan yang mana ajrus dilakukan tindakan aborsi dengan bertujuan untuk menyelamatkan nyawa perempuan oleh sebab itu sudah terlampi sebuah perpanjian internasional untuk tindakan aborsi seperti berikut ini.

  • The Universal Declaration of Human Rights: Article 25.1 pada 1948;
  • The International Convention on the Elimination of All Forms of Racial Discrimination; Article 5 (e) (iv) pada 1965;
  • The International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights: Article 12.1 pada 1966;
  • The Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination against Women; Articles 11 (1) (f), 12 and 14 (2) (b) pada 1979;
  • The 1989 Convention on the Rights of the Child; Article 24;
  • The International Convention on the Protection of the Rights of All Migrant Workers and Members of Their Families; Articles 28, 43 (e) and 45 (c) pada 1990;
  • The Convention on the Rights of Persons with Disabilities: Article 25 pada 2006. Dalam General Comment 14 (2000) kemudian menyebutkan prinsip kemudahan mengakses, ketersediaan, kelayakan, dan penjaminan kualitas barang dan layanan, yang menyertakan obat-obatan esensial “seperti yang sudah dijelaskan WHO Action Program on Essential Drugs.”2

Pada bulan oktober tahun 2011 anan grover spesialis reporteur untuk hak kesehatan dari PBB menuliskan dalam laporannya. ” KUHP yang menghukum dan membatasi aborsi yang di induksi merupakan contoh paragdimatis dalam menghalang halangi hak perempuan untuk memperoleh kesehatan yang tidak boleh di biarkan dan perlu dihapuskan. hukup ini menodai martabat  dan otonomi perempuan dengan memangkas pengambilan keputusan perempuan yang malah seharusnya dihormati dalam kesehatan seksual dan reproduksinya.

Obat cytotec asli :   Wa 081218197747 Jaringan Yang Bicara Tentang Aborsi Aman Di Indonesia

pada general coment No.22 ( 2016 ) terkait hak kesehatan reproduksi dan sesksualitas ( Pasal 12 dalam internasional covenant on economic socisl and cultural rights ) menyebutkan bahwa ” Obat Obatan Esensial Harus Tersedia ” termasuk persediaan dalam metode kontrasepsi darurat obat obatn aborsi dan perawatan pasca aborsi dan obat obatan termasuk obat generik untuk mencegan dan mengobati infeksi menular seksual dan HIV

Badan kesehatan dunia ( WHO ) mendenifisikan obat aborsi sebagai bagian dari kesehatan dan kesehatan fisik dan mental dan kesehatan sosial yang komplit atau menyeluruh yang berarti ketiadaan penyakit atau normal

Pada 20 0ktober 2018 komisi HAK ASASI MANUSIA menuliskan dalam hal general comment No.36 dalam pasal 6 internasional Covenant on Civil and Political Rights terkait hak untuk hidup

Negara segarusnya tidak menghadirkan kendala baru dan harus menghapus kendala yang sudah ada yang bisa menyangkal akses perempuan dan remaja perempuan terhadap aborsi aman dan legal yang efekstif  termasuk kendala yang diberatkan oleh personal dari pemberi layanan kesehatan negara seharusnya memberikan perlindungan yang efektif terhadap perempuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Mau Order? WhatsApp Sekarang